Senin, 03 Desember 2018

KEAMANAN INFORMASI


Dalam dunia masa kini, banyak organisasi semakin sadar akan pentingnya menjaga seluruh sumber daya mereka, baik yang bersifat virtual maupun fisik, agar aman dari ancaman baik dalam maupun luar. Istilah keamanan sistem digunakan untuk menggambarkan perlindungan baik peralatan komputer dan non komputer, fasilitas, data dan informasi dari penyalahgunaan pihak-pihak yang tidak berwenang. Aktivitas untuk menjaga agar sumber daya informasi tetap aman disebut dengan manajemen keamanan informasi.

Kebutuhan untuk menjaga agar sumber daya informasi aman kalangan industri telah lama menyadari kebutuhan untuk menjaga keamanan dari para kriminal komputer, dan sekarang pemerintah telah mempertinggi tingkat keamanan sebagai salah satu cara untuk memerangi terorisme. Namun keamananinformasi sering kali kurang mendapat perhatian dari para pemilik dan pengelola sistem informasi.

Keamanan informasi ditujukan untuk mendapatkan kerahasiaan ketersediaan- ketrsediaan, serta integritas pada semua sumber daya informasi perusahaan , bukan hanya peranti keras dan data. Manajemen keamanan informasi terdiri atas perlindungan harian yang disebut manajemen keamanan informasi. Perhatian akan ancaman dan resiko  berhubungan dengan pendekatan manajemen risiko. Ancaman dapat bersifat internal atau eksternal, tidak disengaja atau disengaja. Risiko dapat mencakup insiden pengungkapan,penggunaan, dan modifikasi yang tidak diotorisasi serta pencurian, penghancuran dan penolakan layanan. Dalam makalah ini, penyaji akan memaparakan mengenai keamanan infomasi.

Risiko keamanan informasi adalah sebagai potensi output yang tidak diharapkan dari pelanggaran keamanan informasi. Sejumlah pihak pemerintah telah menentukn standar dan menetapakan peraturan yang memengaruhi keamanan informasi. Asosiasi asosiasi industri juga telah menyediakan bebeapa standar dan sertifikasi profesional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar