Senin, 03 Desember 2018

PROPOSAL “Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Hotel Berbasis Website”



Internet merupakan teknologi yang memiliki cakupan sangat luas. Di mana internet terhubung secara online tanpa mengenal batas waktu dan tempat. Dalam hal ini, bila perusahaan dibidang property terutama Hotel yang menggunakan internet dalam sistem informasinya  maka akan memberikan kemudahan bagi para pelanggan maupun karyawan dalam mendapatkan dan juga mengelola informasi maupun transaksi yang dibutuhkan.

Di era globalisasi kini biasa persaingan dalam bidang property terutama Hotel sangat ketat, oleh karena itu  diperlukan suatu sistem informasi pemasaran maupan transaksi yang sangat efektif demi menunjang persaing dibidang proreti khususnya  Hotel. Dalam pelaksanaan proses pemasaraan dan transaksi seharusnya mengandalkan ketepatan, kecepatan, kemudahan dalam bertransaksi maupun pemasaraaannya.

ISU ETIKA dan SOSIAL DALAM SISTEM


Etika adalah suatu masalah bagi manusia yang memiliki kebebasan untuk memilih. Etika adalah tentang pilihan masing-masing orang. Etika (ethics) merujuk pada sebuah prinsip benar dan salah yang digunakan seseorang, yang bertindak sebagai pelaku moral yang bebas, untuk membuat keputusan untuk mengarahkan perilakunya. Sistem informasi menimbulkan pertanyaan etika yang baru baik untuk individu maupun masyarakat karena sistem informasi menciptakan kesempatan untuk perubahan sosial yang besar dan juga membahayakan distribusi kekuatan, uang, dan kewajiban yang ada.

Masyarakat mulai perhatian terhadap etika, terutama karena kesadaran bahwa komputer dapat menggangu hak privasi individu. Dalam dunia bisnis, salah satu alasan utamanya adalah masalah pembajakan. Namun, subjek etika komputer lebih dalam daripada hanya sekedar masalah privasi dan pembajakan. Untuk itu, isu sosial yang menyebabkan etika berubah negatif maka harus di cegah dari individu dan masyarakat sekitar yang bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk untuk diri sendiri maupun orang lain.

Subjek etika komputer lebih dalam dari pada hanya sekedar masalah privasi dan pembajakan. Untuk itu, isu sosial yang menyebabkan etika berubah negatif maka harus di cegah dari individu dan masyarakat sekitar yang bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk untuk diri sendiri maupun orang lain.

KEAMANAN INFORMASI


Dalam dunia masa kini, banyak organisasi semakin sadar akan pentingnya menjaga seluruh sumber daya mereka, baik yang bersifat virtual maupun fisik, agar aman dari ancaman baik dalam maupun luar. Istilah keamanan sistem digunakan untuk menggambarkan perlindungan baik peralatan komputer dan non komputer, fasilitas, data dan informasi dari penyalahgunaan pihak-pihak yang tidak berwenang. Aktivitas untuk menjaga agar sumber daya informasi tetap aman disebut dengan manajemen keamanan informasi.

Kebutuhan untuk menjaga agar sumber daya informasi aman kalangan industri telah lama menyadari kebutuhan untuk menjaga keamanan dari para kriminal komputer, dan sekarang pemerintah telah mempertinggi tingkat keamanan sebagai salah satu cara untuk memerangi terorisme. Namun keamananinformasi sering kali kurang mendapat perhatian dari para pemilik dan pengelola sistem informasi.

Keamanan informasi ditujukan untuk mendapatkan kerahasiaan ketersediaan- ketrsediaan, serta integritas pada semua sumber daya informasi perusahaan , bukan hanya peranti keras dan data. Manajemen keamanan informasi terdiri atas perlindungan harian yang disebut manajemen keamanan informasi. Perhatian akan ancaman dan resiko  berhubungan dengan pendekatan manajemen risiko. Ancaman dapat bersifat internal atau eksternal, tidak disengaja atau disengaja. Risiko dapat mencakup insiden pengungkapan,penggunaan, dan modifikasi yang tidak diotorisasi serta pencurian, penghancuran dan penolakan layanan. Dalam makalah ini, penyaji akan memaparakan mengenai keamanan infomasi.

Risiko keamanan informasi adalah sebagai potensi output yang tidak diharapkan dari pelanggaran keamanan informasi. Sejumlah pihak pemerintah telah menentukn standar dan menetapakan peraturan yang memengaruhi keamanan informasi. Asosiasi asosiasi industri juga telah menyediakan bebeapa standar dan sertifikasi profesional.

E-COMMERCE



Perdagangan elektronik atau e-commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-Commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-commerce ini.

Perdagangan melalui jaringan elektronik dimanfaatkan oleh perusahaan untuk memasarkan produk, barang dan jasa. Strategi yang paling penting adalah strategi yang elemen-elemennya dikaitkan dengan transmisi data elektronik. Nama yang berkaitan dengan strategi ini adalah sistem antar-organisasi (IOS). EDI merupakan subset dari IOS. Istilah lain adalah EDI yaitu pertukaran data elektronik. Pertukaran data elektronik adalah suatu cara untuk mencapai sistem antar organisasi.

Dalam melakukan perdagangan  melalui jaringan elektronik dapat melakukan Pelayanan Pelanggan yang lebih baik. Hubungan dengan pemasok dan masyarakat keuangan yang lebih baik.Pengembangan atas investasi pemegang saham dan pemilik yang meningkat.Hal tersebut dapat dilakukan apabila kita melakukan strategi yang baik dengan Sistem Antar Organisasi.


 


Senin, 26 November 2018

Aplikasi SIM Pada Fungsi-Fungsi Organisasi


Interaksi antara teknologi informasi dan organisasi merupakan hal yang rumit dan dipengaruhi oleh banyak faktor penengah, termasuk struktur, proses bisnis, kebudayaan, lingkungan sekitar, dan keputusan manajemen pada organisasi.
Aplikasi sistem informasi pada fungsi-fungsi organisasi ada dua yaitu sistem pengolahan transaksi dan sistem informasi fungsional yang terdiri dari beberapa system yaitu Sistem Informasi Akuntansi (SIMAK atau SIA), Sistem Informasi Produksi (SIMPRO), Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SIMSDM), Sistem Informasi Keuangan (SIMKEU), dan Sistem Informasi Pemasaran (SIMPEM).
Enterprise Resource Planning (ERP) adalah suatu perangkat lunak paket dengan aplikasi yang terintegrasi untuk digunakan secara luas di organisasi. Sedangkan Systemanalyse und Program Mentwicklung (SAP) nntuk mencapai implementasi yang sukses, beberapa teknik dan metodologi perlu digunakan adalah Teknik manajemen resiko, Teknik manajemen proyek dan program, Teknik manajemen perubahan, Teknik proses desain ulang, dan Metodologi ASAP.